Jika aku memiliki kemampuan menolong, aku harus menolong.
Jika tidak memiliki kemampuan menolong, aku harus mengatakan tidak.
Jika aku mungkin memiliki kemampuan menolong dan tidak ingin menolong, aku harus mengatakan harus mengatakan tidak kan?
Tapi itu susah.
Kenapa susah?
***
Dikutip dari She Knows, ada beberapa manfaat memiliki kemampuan untuk berkata "tidak":
- Tidak banyak energi yang terbuang. Tenaga fisik Anda tidak akan terforsir dan punya energi ekstra untuk melakukan pekerjaan yang masih dalam jangkauan kemampuan Anda.
- Cukup waktu untuk menyelesaikan pekerjaan utama. Setiap hari hanya ada 24 jam. Kalau Anda tidak mampu menolak yang berujung pada banyaknya pekerjaan yang harus dikerjakan, mungkin 24 jam masih kurang untuk menyelesaikan pekerjaan yang overload tersebut.
- Anda menjadi lebih percaya diri. Sebab, Anda akan menjadi sosok yang tegas. Anda pun tahu diri terhadap batasan kemampuan untuk melakukan berbagai aktivitas.
- Anda bisa mengatur agenda pribadi dengan urusan pekerjaan. Anda pun jadi punya waktu yang lebih privasi saat mampu melakukan penolakan terhadap urusan yang cukup banyak.
- Orang lain jadi lebih menghormati Anda. Kemampuan menolak membuat orang lain juga sadar diri ketika akan menawarkan suatu urusan yang melibatkan diri Anda. Mereka akan pilah-pilih urusan yang hendak disampaikan pada Anda.
- Kehidupan menjadi lebih menyenangkan. Anda cenderung lebih mudah melepas stres. Beban hidup Anda terkontrol dan masih bisa menyempatkan untuk melakukan urusan pribadi.
***
Embuh!
Aku tidak mengerti mengapa. Itu tadi sekedar kopas. Namun itu beneran?
Jika benar, berarti aku bisa menjadi orang yang penuh energi, punya fokus waktu, percaya diri dan tegas, bisa mengatur waktu, dihormati, dan kehidupan jauh dari stress dong ya?
Wah!
Semua tergantung pada jawaban ya atau tidak. Dan semua ada konsekuensi yang tersendiri.
Setelah mengatakan YAAA!!!, itu membuat aku akan terlibat dengan suatu hal yang harus dilaksanakan dengan baik dan tuntas.
Kalau jawabannya TIDAK!!!, aku bisa menjadi orang yang penuh energi, punya fokus waktu, percaya diri dan tegas, bisa mengatur waktu, dihormati, dan kehidupan jauh dari stress dong ya.
LANTAS KENAPA DARI KEMARIN AKU MENJAWAAAAAB 'YAAAA' DENGAN RAGU PADAHAL 'TIDAK' DENGAN TEGAS ITU OKEEE BENER!!!
***
Ternyata benar, setelah evaluasi diri, sudah terlalu banyak 'iya' yang kulakukan yang akhirnya membebani diri.
Pantas saja selama ini aku menjadi orang yang selalu kelelahan, tidak punya waktu, tidak percaya diri dan kurang tegas, tidak bisa mengatur waktu, kurang dihormati, dan kehidupan yang bikin stress.
Hmm.
Baiklah!
Benar-benar tidak kusangka, agar tidak menjadi orang yang selalu kelelahan, tidak punya waktu, tidak percaya diri dan kurang tegas, tidak bisa mengatur waktu, kurang dihormati, dan kehidupan yang bikin stress bisa kulakukan hanya dengan mampu monolak dan berkata...
TIDAK!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Meninggalkan jejak tidak dilarang karena eksistensi diri adalah lumayan.