Umur saya waktu itu belum cukup gede untuk tahu apa yang terjadi pada Tragedi 12 Mei 1998. Saya sendiri masih sebiji jagung, tahunya ya ada rusuh. Dan saat ini, 12 Mei 2013, kita disuruh #menolakLupa tentang apa-apa yang terjadi waktu itu. Setelah bertahun-tahun, banyak agen #menolakLupa yang memberitahu atau mengingatkan kembali apa yang terjadi kala itu. Dan Twitter jadi memegang peran penting disaat ini. Yah, hari ini #12Mei meramaikan jagad Twitter.
Sejarah ditulis (atau tidak) oleh pemenang. Itu dulu. Kini: sejarah ditulis (dikoreksi) juga oleh pelaku "yg kalah" di socmed
— Nukman Luthfie (@nukman) May 12, 2013
Hari ini misalnya, pelaku sejarah kerusuhan Mei banyak yg memberi kesaksian via Twitter, dgn versi masing2
— Nukman Luthfie (@nukman) May 12, 2013
buat adik2 berusia 25 thn ke bawah, simak twit @dandhy_laksono ttg peristiwa Mei 15 thn lalu krn tak ada di pelajaran sekolah
— Nukman Luthfie (@nukman) May 12, 2013
Kenapa tidak ada di pelajaran SD? Entah! Yang menarik adalah bagaimana media mainstream Twitter kini jadi media untuk membuka mata. Lucu memang, tapi bukankah kita tahu Televisi yang ada sekarang ini sudah 'buta' akan hal seperti itu. Apalagi Televisi kini dikuasai oleh orang-orang gede ini, itu, dan anu sehingga sangat mudahkan memanipulasi berita. Masalah korupsi dan lain-lain begitu cepat hilang, eh, berita Eyang Subur dan Raffi Ahmad, rame bener enggak berhenti-berhenti. Tebak! Ini disengaja enggak?
Dan tragedi #12Mei ini seolah-olah 'dilarang' hadir di media televisi. Kenapa? Ya positif aja deh, mungkin karena berita Subur lebih menjual. Atau memang kroni-kroni #12Mei ini sudah menguasai media televisi kita? Entah!
Beruntungnya, Twitter masih merupakan pabrik opini dan fakta paling gede di dunia. Ya.. mari kita simak.
Apa yang ditwit @haris_azhar tentang peristiwa #12Mei di Trisakti, akan saya lengkapi dengan twitpic. Sesaat lagi...
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 1. Demo di dalam kampus Trisakti #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 2. Demo dipersiapkan kampus Trisakti. Parkiran dikosongkan #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 3. Siang hari, demo bergerak dari dalam kampus ke DPR #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 4. Tentara & polisi menghadang mahasiswa di depan kantor Walikota Jakarta Barat. #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 5. Polisi kerahkan URC (Unit Reaksi Cepat), TNI kerahkan PPRM (Pasukan Penindak Rusuh Massa). #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 6. Apakah gambar mahasiswi memasang bunga di tameng ini adalah Wanda Hamidah? #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 7. Aparat mulai mengultimatum: bubar (masuk kampus) atau dibubarkan #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 8. Tembakan dimulai. Massa panik. Semua lari masuk kampus #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 9. Tembakan mulai datang dari berbagai penjuru. Tak hanya dari pasukan yang berbaris di jalan #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 10. Ini salah satu gambar yang paling terkenal. Tembakan diarahkan horizontal (peluru karet?) #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 11. Mahasiswa kembali ke kampus, tapi membalas serangan dengan lemparan batu. #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 12. Mahasiswa di halaman kampus & pasukan di atas fly over Ciputra Mal (Grogol) #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 13. Ini angle lain dari sosok pasukan yang menembaki kampus dari arah fly over Mal Ciputra #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 14. Pasukan fly over (sebagian besar polisi) dari angle bawah. #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 15. Dari posisi ini (Jl S Parman), alm. Elang & Hafidhin tertembak. Alm Hendrawan & Heri di lokasi lain. twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 16. Mnrt Tim Pencari Fakta (TPF) Trisakti, selain fly over, ada pasukan di atas gedung di Jl Kiai Tapa. twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 17. Sejauh visual yg terkumpul, hanya ada rekaman pasukan di atas fly over. Tak ada rekaman di sisi Jalan Kiai Tapa. #12Mei
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 18. Saat maghrib, korban dibawa ke RS Sumber Waras. Tercatat ada 20 orang. Termasuk 4 yg tewas #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 19. Ciuman penghormatan terakhir kepada almarhum Elang #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 20. Keempat jenazah di RS Sumber Waras #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 21. Bukti pecahan proyektil peluru tajam. Polisi berkeras mrk hanya pakai peluru hampa & karet #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 22. Mahasiswa mengumpulkan semua bekas selongsong & peluru yg berserakan di lapangan sbg bukti. #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 23. Kamera mahasiswa & media mengumpulkan bukti. Termasuk merekam ceceran darah di kampus #12Mei twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
@haris_azhar 24. Ini yang dimaksud Haris, orasi ayah almarhum Elang di hari pemakaman. twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
Om Boy bilang, kematian Elang harus berarti bagi Indonesia. *saya merinding nulisnya. #12Mei
— Haris Azhar (@haris_azhar) May 12, 2013
25. Pangdam Sjafrie Sjamsoeddin (skrg Wamenhan) & Kapolda Hamaminata jumpa pers 03.00, bilang yg luka krn terinjak. twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
26. Anggt Komnas HAM Bambang W Soeharto & Marzuki Darusman (x Jakgung, skrg Komisaris Freeport), saat pamerkan peluru twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
27. Menhankam Pangab Wiranto dlm jumpa pers: "...ikut prihatin dengan meninggalnya bbrp mahasiswa dlm peristiwa itu" twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
28. Amien Rais datang dan berorasi di Kampus Trisakti, keesokan harinya, 13 Mei 1998. Ekskalasi mulai meningkat. twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
29. Megawati berorasi. 13 Mei '98, hari itu, pembakaran pertama dimulai pada sebuah truk sampah di Grogol. twitter.com/Dandhy_Laksono…
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
30. Kisah selanjutnya, sudah sama-sama kita ketahui... Thanks untuk yang sudah menyimak atau retweet #12Mei | @haris_azhar
— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) May 12, 2013
Bagaimana menurut kamu? Apa? Menurut saya? Yeee, saya sendiri tidak tahu dan tidak mau sok tahu mengenai hal ini. Karena saya sendiripun bukan manusia yang aware politik dan intriknya. Hanya saja, ada yang jelas pasti, merenggut nyawa orang itu tidak baik. Dan sebagai pengguna teknologi informasi yang baik, saya mau menyimpulkan...
"Twitter is Time Capsule of Moment and Memories"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Meninggalkan jejak tidak dilarang karena eksistensi diri adalah lumayan.