Nampaknya ngimpiin mimpi-mimpi kita adalah hal yang asik sekaligus nyesek. Asik karena hal yang kita impikan bisa kita rasakan euphoria-nya... walau cuma dalam mimpi. Dan nyesek karena impian itu masih sekedar mimpi... karena cuma dalam mimpi. Seperti saat ini, saya bermimpi tentang berada di Jepang. Enggak ada alasan khusus kenapa ingin ke Jepang, entah karena sekolah, kerja, ataupun sekedar maen. Intinya bisa ke Jepang. Titik! :| *wota detected*
Lalu terwujudlah mimpi itu dalam mimpi. Entah bagaimana ceritanya, tetiba saya bersama.. sebut aja Arif, sohib kampus, berada di Negara Sakura. Namanya juga ngimpi, apapun bisa terjadi.
Sampai di kota Tokyo, kita tanpa tujuan. Entah bagaimana, akhirnya kami memutuskan untuk naik bis, tanpa alasan tanpa maksud apapun. Sebuah bis dengan kursi saling berhadapan. Di bagian tengah bis, adalah semacam pegangan untuk yang berdiri. Mirip dengan kereta yang ada di Jepang dan Korea itulah. Ya memang karena ini Jepang! Dan suasana di bis cukup lenggang, sehingga kami bisa duduk dengan nyantai.
Dan eng ing eng jangan tanya bagaimana, di bis kami bertemu juga... sebut saja Rudi, yaitu kakak tingkat kami. Tak sempat bertanya kenapa dan mengapa ada disini, kami plus mas Rudi lebih fokus menikmati pemandangan sekitar lewat bis yang melaju cukup nyantai itu. Aku keluarkan kameraku dan memulai memotret sekitar. Dan mataku tertuju pada bangunan yang tinggi itu. Iya, Tokyo Tower! Sangat megah dan tinggi. Akupun fokus jeprat-jepret obyek luar biasa, ketika akhirnya aku ditarik turun dari bis oleh Arif dan mas Rudi di suatu tempat di dekat Tokyo Tower ini. Nampaknya sudah sampai tujuan(?)
Kami bertiga tiba di sebuah sekolah, tapi nampaknya aku masih terfokus dengan Tokyo Tower itu. Di sekolah ini, kami cukup dekat dengan Tokyo Tower, mungkin beberapa puluh meter saja. Jadi aku malah semakin asik jepret-jepret Tokyo Tower ini lagi dengan sudut objek yang kira-kira tepat di atas saya. Namun sedetik kemudian fokusku berubah. Gerombolan cewek-cewek siswa SMA/SMP dengan melintas, dengan seragamnya yang identik, dan serta rok mininya. *glek* Tentu kami tak kuasa menelan ludah melihat pemandangan yang biasanya hanya bisa diliat di Dorama Jepang saja.
Ini adalah sekolah! High Schools Never Ends! Jadi lumrah, kita melihat cewek-cewek imut berseragam sekolah itu! Dan eng ing eng jangan tanya bagaimana lagi, tetiba muncullah Teddy Mulya. Siapa lagi dia? Kakak tingkat kami!
Bersama sohib-sohib Arif, mas Rudi, dan mas Teddy dan saya berada di Jepang. Enggak tahu kenapa saya bisa kesana. Awalnya saya bersama Arif. Lalu saat naik bus, saya ketemu mas Rudi. Dan disitu ternyata mas Rudi janjian ketemu mas Teddy di suatu sekolah di tokyo. Lalu dimulailah perjalanan. Dalam perjalanan, saya melihat tokyo tower. Lalu potret-potret deh. Lalu sampailah ke sekolah itu dan langsung bertemu mas Teddy Mulya. Disitulah kami ngobrol sambil melihat siswa-siswa, terutama cewek-cewek dengan rok mininya. Akhirnya memutuskan kenalan dan poto2 dengan cewek2 itu. Setelah puas, lalu kami akhirnya berpisah. Mas Rudi harus pulang, karena ada urusan di Amrik sono(?)
Di sini cuma mampir mau ketemu mas Teddy. Yang jelas saya (dan Arif) sangat bersyukur bisa ketemu mas Rudi, karena bisa mempertemukan kami dengan mas Teddy sekaligus cewek-cewek SMA itu(?)
Lalu kami memutuskan masuk ke sekolah. Waktu hendak masuk, diteriaki para cewek-cewek tadi disuruh melepas sepatu. Akhirnya aku berhenti sebentar untuk nyopot sepatu dan menaruhnya dalam rak. Lalu naik, dan tidak kutemukan mas Teddy dan Arif. Aku bingung. Aku harus gimana? Haruskah saya main dengan cewek-cewek SMA kece ini lagi? Karena bingung, saya memutuskan untuk... terbangun dari Japan Trip ini.
Iye, Japan Trip cuma mimpi! :|
PFFFT! Jika sudah begini, kamu masih percaya quote 'If you can dream it, you can achieve it!" tidak hayooooo?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Meninggalkan jejak tidak dilarang karena eksistensi diri adalah lumayan.