Laman

Selasa, 04 September 2012

[63DODS] Day 3 : The Males Banget

Day 3


Berangkat dari rumah. Kira-kira pukul sepuluh pagi. Meluncur ke perpus pusat. Sendirian. Tapi tidak merasa sepi. Karena rame sekali. Penasaran juga itu apa! Ternyata gladiresik wisuda. Awww! Whatever! Sudah terjadi, jadi mau apalagi. Mengingat semester lalu aku berkata random, ah, sepertinya semester ini belum bisa lulus. Dan kamu dengan pedulinya berkata, "ya diusahakan dong mas." dan aku terharu :') tapi akhirnya semacam janji de facto itu tiada bisa ditepati. Aisss, keceplosan, ini memang diary, tapi nggak deh kalo curcol masalah itu lagi.


Dan suasana sepi, setelah melihat kiri kanan bangku kosong, kutemukan paling pojok. Langsung nykipsi. Ide akhirnya bikin aplikasi android sih. Yay. Tapi perpus kok ramai sekali. Butuh headset!


Jam hampir saatnya solat luhur. Saatnya balik ke kontrakan. Lalu seperti orang sok kaya, mampir buang duit beli headset dulu. Entah cukup tidak duit bulanan ini. Mentang-mentang tanggal muda ya? Ehem. Nggak papa demi skripsi. Ceile demi skripsi, niat beli headset diturutin, mending niat nulis sehari selembar enggak dituruti.


Lantas makan sebentar. Lalu ketemu mas Ayip, seorang yang inspiratif di alur hidupku. Yaitu kakak tingkatku yang sama-sama berjuang melawan kejamnya skripsi. Setelah ngobrol sebentar, ngantuk. Ehem nggak papa tidur satu jam, lumayan untuk mengembalikan tingkat konsentrasi. Nggak papa, demi skripsi. Ehem, ceile demi skripsi, niat tidur aja dituruti, niat ngerjain skripsi aja di anggurin mulu. Hedeh. Dan benar terbangun saat solat Ashar. So...yagitudeh.


 Sholat dulu, berharap skripsi dimudahkan. Eh ketemu mas Haregene, seseorang yang lumayan inspiratif juga di alur hidupku. Masih lumayan karena belum begitu kenal. Dan bertiga (dengan mas Ayip) malah ngrumpi. Ibu-ibu PKK pasti geleng-geleng liat kami ngrumpi. Ceritanya apa saja, terutama cerita skripsi dan kuliah mas Hari yang aneh-aneh saja. Jadi si mas Hari dan mas Arief ini kakak tingkat saya yang mbeler sekali kuliahnya. Bahkan kalo dihitung2 SKSnya, mas Haregene ini terhitung anak angkatan 2010 padahal dia 2007. LOL. Dan banyak sekali senyum di kami bertiga, dan juga tertawa tentunya. Cerita mas Haregene yang hendak DO. Cerita mas Haregene yang idealis abis, yaitu diluluskan dosen pada mata kuliah tertentu, tapi dia tidak terima. Dia memilih tidak diluluskan dan mengulang tahun depan. Dan parahnya, malah ditahun selanjutnya ketika dia ngulang, dan malah jadi tidak lulus. :D Dan akhirnya dia harus mengulang makul ybs ketiga kalinya di tahun ini. Banyak cerita, banyak senyum, banyak tanya, banyak LOL, dan.... ternyata banyak waktu terbuang percuma. Tiba-tiba hampir setengah lima. Cowok kok ngrumpi betah ya?


Dan sampai rumah hampir magrib. Maen sama sepupu sebentar yang lagi lucunya. Lalu buka laptop. Malah twitteran. Sampai hampir jam 11. Yay! Hebat! Lalu menulis curcolan ini... curcolan the males banget.


note : Nama disamarkan alias bukan nama asli demi kenyamanan bersama.


***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Meninggalkan jejak tidak dilarang karena eksistensi diri adalah lumayan.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *