Laman

Senin, 07 Mei 2012

Mengapa Gizipp? Mengapa Dobelpe?

Dan tentu kalian boleh bersiap bantal guling jikalau ketiduran.


Iya, jadi begini... kala itu adalah tahun 2006 atau 2007 aku lupa namun aku masih ingat rasanya dengan fresh kukenakan seragam abu-abu putih dengan bangga.


Baru saja kukenal intenet.


Situs primbon.


Kamu.  (ciyeeee)


Kukenal pula Friendster masih jadi tongkrongan paling gaul sedunia. Dan email address!


Lantas semua kericuhan ini diawali dilanjutkan dengan dari kelahiran alamat email pertamaku. Alamat email tersebut adalah : gie_sip@yahoo.co.id


Ketika itu, agaknya (bukan) kebetulan sebuah nama panggilan 'GIE' melekat padaku. Iya! Waktu itu sedang booming film Soe Hok Gie. Dan tetiba aku dipanggil Gie. Lebih tepatnya... GIE: dibaca GIK!

Lantas kenapa bisa SIP?

Sesungguhnya, yang bertanggung jawab dengan alamat email tersebut adalah dua temanku yang sungguh hormati dan sungguh aku panuti. Mereka berdua dengan baik hati mengajakku membuat alamat email untuk tugas sekolah.


Yaitu : isa_top@akulupa.apa dan satunya arie.gtoe@akulupa.apa


Dan akhirnya kuputuskan untuk alamat email pertamaku gie_sip@yahoo.co.id tanpa prasangka buruk apapun. Sudah, begitu saja ceritanya. Sampai saat ini aku masih kagum dengan influence dua orang tersebut terhadapku. Dan kini aku menyesal.


Lantas kenapa bisa jadi GIZIPP?


Dan semua masa berlalu. Masa lalu memang lalu. Tapi di masa depan, tetap masa lalu tetaplah biang lalu-lala. Beberapa tahun kemudian, tepatnya awal masuk kuliah lebih tepatnya lagi ketika aku menulis biodata, aku dengan TANPA prasangka mencantumkan gie_sip@yahoo.co.id tadi.


Oke, dan alamat email tadi terekspos (alaynya) oleh beberapa temen-temen kampus.


Titik. Dan dianggap alay. Tanda seru. Mungkin.


Dengan ngakak+ngekek sebagaian besar dari mereka mulai memanggilku gisiiip, gisippp, dan gisiiiiiiiipppp. Semua itu berterima kasih bahagia berkat email address yang dianggap alay tersebut. Ya, saya cuma senyam-senyum sih.


Dan satu hal yang paling nyebelin adalah... ketika bagian i dan s-nya selalu dipanjang-panjangkan. Ya kadang dua harokat. Kadang lima harokat! Dan kadang enam belas harokat!


Gisssssssssiiiiiiiiiiiiiipppppppppp!!!


Dan hal kedua yang nyebelin adalah, mereka memanggilku gisiiipppppppppppp dengan mengacungkan jempol mereka. Gisippp.. gisipppp... *acung jempol*


Dan saya cuma tersenyum pahit. HA HA HA HA HA. Telek lu! (lama-lama terbiasa sih)


Hell yeah, waktu berlalu. Karena aku mudah move on dari segala kondisi. Saya malah pengen memutarbalikkan kondisi. Geosentris saja bisa diubah menjadi Heliosentris. Apalagi cuma problem beginian sik.


Saat itu lagi asik belajar personal branding (ON THE NET!! entah kesambet apa). Intinya nama Gilang terlalu pasaran (ketika diketik di Google) sangat banyak!


Iseng kemudian saya search 'gizipp' di Google dan masih muncul 'Did you mean: Gizi'


Belum ada GIZIPP. Yes!


Dan tiba-tiba 'gizipp' adalah jadi online identity.


Dan dengan pikiran pendek kemudian terdaftarlah pula juga domain gizipp dot com dan jadilah blog ini.


Coba sekarang juga silahkan search di google 'gizipp', pasti Anda langsung menemukankan. Keren kan? Dan akulah satu-satunya.


Dan kabar buruknya, banyak yang keliru 'gizzip' daripada gizipp! OSHITMEN! (gak jadi keren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Meninggalkan jejak tidak dilarang karena eksistensi diri adalah lumayan.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *